Minggu, 10 April 2011

B. BAKTI KEPADA ORANG TUA





1. Menerima nasihat

       Dalam hubungan antara anak dengan orang tua , rasa santun , hormat , patuh dan berbakti , harus diutamakan , bila orang tua memanggil harus segera dijawab , jangan mengabaikannya dengan acuh tak acuh
Bila orang tua menugaskan kita untuk melakukan sesuatu , segera laksanakan , jangan mencari-cari alasan untuk menundanya , jangan malas , apalagi menolak tugas itu.


Bila orang tua memberi petunjuk dan nasehat , dengarkan dengan seksama dan ikuti dengan perbuatan. orang tua pasti akan mengajarkan kita ilmu dan adab yang luhur , bersih dan lurus , nasehat itu pasti akan menyelamatkan kita dalam bergaul ditengah masyarakat luas. Oleh karena itu, dengarkan nasehat itu dengan hormat, santun dan rasa kagim , lalu praktekkan dalam kehidupan sehari-hari

Bila kita terlanjur salah , khilaf dan keliru lalu ditegur atau dimarahi orang tua , jangan membantah, kita harus menerima teguran itu dengan lapang hati dan berjanji pada beliau untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama . jangan buat orang tua bersedih hati melihat kelakuan kita yang salah tapi tidak mau memperbaiki diri. Anak yang berbakti akan senang membaca petunjuk ini , sementara anak durhaka tidak akan senang dan mungkin marah.




 2. Menyenangkan Hati Orang Tua


Orang tua sudah  berbuat sangat banyak untuk kepentingan kita, maka sangat layaklah kiranya kita berusaha membalasnya , dengan melayani kebutuhan orang tua kita dengan seikhlas-ikhlasnya , sebaik-baiknya dan sepenuh hati.
Dalam buku " 24 Langkah Berbakti Bagi Seorang Anak " dikisahkan seorang anak bernama Huan g Xiang , yang sangat sayang pada orang tuanya, Dia sangat memikirkan dan mengusahakan agar orng tuanya selalu bisa tidur dengan nyenyak, Bila musim panas datng , dia segera mengganti seprei dengan yang tipis , yang menyerap keringat dan yang sejuk . Bila perlu kipasi dulu tempat tidurnya sebelum beliau menggunakannya, Sebaliknya bila musim dingin tiba , dia bergegas pula mengganti sepreinya dengan yang lebih tebal dan hangat beberapa lapis , bila perlu , dia menghangatkan dulu tempat tidur beliau dengan berbaring diatasnya.
 Contoh budi pekerti Huang Xiang ini perlu kita teladani , biasakanlah mencari dan memperlhatikan orang tua kita terlebih dahulu , begitu kita bangun pagi , sapa beliau dengan santun , dan tanya apa keperluan beliau , Begitu pula setiap pulang ke rumah dari perjalanan ke suatu tempat , temui dulu beliau , sapa dengan santun dan tanya pula apa keperluan beliau. Ceritakan apa pengalaman dan apa yang kita lihat selama perjalanan itu , agar beliau tenang dan senang 





Setiap kita hendak bepergian , harus pamit dan minta izin lebih dulu kepada beliau. Beritahu kemana kita akan pergi dan apa tujuannya . Begitu pula setiap kita pulang  dari bepergian , sapa dulu beliau dan laporkan kejadian dalam perjalanan kita tersebut.


Hal lain yang akan membahagiakan orang tua adalah kemantapan kita dalam beraktifitas dan berkegiatan , jangan sampai kita seperti orang yang selalu gelisah , tidak berletetapan hati , suka berganti-ganti pekerjaan, kegiatan dan profesi . kemantapan dan ketekunan kita dalam  suatu kegiatan akan membawa kita semakin ahli dalam kegiatan tersebut , dan hal itu akan semakin membahagiakan orang tua.,

3.Jangan Mendahului orang Tua

Keberanian menuntaskan suatu hal adalah sifat yang dibutuhkan , namun proses untuk bisa menuntaskan sendiri itu sangatlah panjang dan harus melalui latihan yang berulang kali . Pada masa kita masih perlu dibimbing dan dididik orang tua , belajarlah lebih banyak cara mengambil keputusan dari orang tua sebelum mampu melakukan sendiri.
Walaupun untuk hal sekecil apapun , jangan sembarangan mengambil keputusan , haruslah melapor, berdiskusi terlebih dahulu dengan orang tua , Bila kita terlalu mudah mengambil keputusan sendiri n g bukan milik kita , jangan sampai kita mengambilnya , meskipun benda ituyabanyak kemungkinan akan melakukan kesalahan yang merugikan . Terlalu berani berinisiatif tanpa konsultasi, ini juga melanggar kodrat.
Orang tua kita akan sangat khawatir akibat kesalahan kita dalam mengambil keputusan atau inisiatif,perbuatan ini jelas merupakan perbuatan yang tidak berbakti.
Walaupun kita sangat menyukai suatu benda yang bukjan milik kita , jangan sampai kita mengambilnya . Meskipun benda itu kelihatannya kurang berharga, Kalau belum menjadi milik kita , jangan diambil dengan cara apapun juga
Kalau ini dilakukan ,maka orang tua kita pasti akan merasa malu dan kecewa , Nama baik kitapun akan tercela karenanya.
Alkisah ada seorang jendral yang terkenal “bersih “ di jaman Dinasti Jin bernama Tao Kan, dia menjadi terkenal karena didikan Ibundanya yang disiplin dan nkeras, Pernah satu kali, sewaktu Tao Kan masih pegawai rendahan di pabrik pengelolaan ikan , dia mengirimi sang ibunda dengan sekaleng ikan asin yang sebenarnya milik Negara. Ibundanya marah dan mengembalikan kaleng itu kepada anaknya disertai sepotong kata bijak “ Sebagai pejabat kecil saja kau sudah mengambil barang milik Negara, ini perbuatan tidak terpuji “

4,Menyenangkan Orang Tua

Barang-barang yang disenangi orang tua harus kita siapkan,Perbuatan yang disenangi orang tua harus kita lakukan dengan sebaik mungkin.
Sebaiknya barang-barang dan perbuatan-perbuatan yang tidak disenangi orang tua harus kita jauhi,Berusahalah merubah tingkah laku yang buruk.
Menjaga Kesehatan Jiwa dan Raga
Orang tua akan sangat cemas dan khawatir bila kita sakit , terluka atau badan “ kumuh “ dan tidak terawatt. Oleh karena itu kita harus menjaga kesehatan jasmani , jangan sampai sakit , terkilir atau luka.
Jangan sampai kelalaian kita membuat orang tua kita cemas. Orang tua juga akan malu apabila tingkah laku kita tidak baik.

Zeng Zi berkata :" Rambut , kulit dan badan ini berasal dari orang tua , Karena itu tidak boleh sembarangan dilukai atau disakiti sehingga perlu dijaga."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar